Buku Line Marketing

Buku Line Marketing

RATUSAN JUTA DARI LINE@

Saat Anda membaca status ini, mungkin pikiran bawah sadar Anda akan memerintahkan Anda untuk tidak percaya atau bahkan langsung mencibir pernyataan Saya tersebut di atas. Iya, kan?

Yap! Persis. Itu pun yang Saya pikirkan saat pertama kali mendengarnya. Saya pikir, mana mungkin dari LINE@ doang bisa hasilkan Ratusan Juta bahkan Milyaran. Ngimpi kali yeee….

Untung insting ‘kepo’ Saya tinggi. Hingga akhirnya Saya mencari tahu seluk beluknya dan bagaimana caranya.

Dipertemukanlah Saya oleh tim Billionaire Store dengan salah seorang yang memang sudah membuktikan dan mendapatkan hasilnya. Saat mendengar cerita dan kisah suksesnya, rasa-rasanya Saya terkagetkan dengan fakta sosial media bernama LINE@ yang sangat LUAR BIASA!

Siapakah dia?

Andika Putra namanya. Ia adalah salah seorang pengusaha yang aktif sebagai network marketer dan menggerakkan seluruh tim penjualannya dengan menggunakan LINE@. Alhasil, total omzetnya pun tembus 2,4 Milyar per bulan. Gendeng?

Salutnya, setelah Saya ubek-ubek strategi marketingnya, ternyata memang sebagian besar omsetnya dihasilkan dari LINE@. Itu bisa Saya lihat ketika pemilik akun @herbalstore.id mampu meningkatkan omsetnya hingga 400 juta dari penjualan pribadinya, di luar penjualan reseller, dalam 2 bulan saja. Gila!

Saya semakin salut, ketika Saya tahu bahwa ternyata kesuksesannya meraup omset ratusan juta dengan berjualan melalui LINE@, bahkan dimuat langsung oleh Official LINE Indonesia.

Bukan hanya dari omset penjualan bisnisnya yang moncer, ia juga berhasil membangun akun publik dengan ratusan ribu follower. Salah satunya akun @kliklove yang berhasil mencapai 249 ribu Follower dalam hitungan bulan saja. Akun public lain yang ia punya adalah @kliklove, @remajaislam, @foodporn, dan @beautifulworld dengan total follower hingga 400 Ribu Follower. Hebatnya ia bangun dalam beberapa bulan saja… Keren!

Tidak hanya dia, banyak alumni dari pelatihan LINE Marketing yang dia buat telah membuktikan strategi ampuhnya untuk meraup ratusan juta rupiah dari LINE@.

Nah, setelah Saya mengetahui hal itu, Saya rasa ini orang kudu ‘dilempar’ ke Indonesia.

Yes. Ilmunya kudu dibagikan. Namun jika hanya dibagikan saat training / workshop saja, ya capek banget, lah…. Gempor!

Akhirnya Saya bisikin dan komporin dia untuk Menulis Buku. Kini jadilah buku tersebut dengan judul:

LINE MARKETING – Cara Tercepat dan Terampuh Raup Omzet Ratusan Juta dengan LINE@. TERBUKTI!

Tunggu…. Saya tahu Anda ingin segera Pre-Order buku tersebut. Jangan dulu buru-buru. Catat tanggalnya dan Pasang Alarm dari sekarang. Karena Open Pre-Order buku LINE MARKETING akan dibuka tanggal 1 SEPTEMBER 2015

Dan seperti biasa, Saya dan tim akan berikan penawaran super spesial jika Anda memesan bukunya di awal-awal waktu Pre-Order.

Untuk mendapatkan penawaran spesial tersebut, silakan segera hubungi kami :

BELI SEKARANG JUGA !

HARGA Normal , Rp 200.000,-
HARGA Promo Pre-Order , Rp 139.000,-

Segera hub SMS/WA : 0877 3739 6776

PIN BB : 266F25E4

~Spesifikasi buku

Hard Cover, 134 Halaman, Berat 350 gram

~Batas PO ?

Pre-Order kita buka mulai tgl 1-20 September 2015

~ Kapan dikirim?

Estimasi pengiriman kami lakukan 4 tahap pengiriman dengan detail sbb:
Estimasi Pengiriman:
Pemesanan tanggal 1-5 September 2015, dikirim 20-24 September 2015
Pemesanan tanggal 6-10 September 2015, dikirim 25-29 September 2015
Pemesanan tangal 11-15 September 2015, dikirim 30 – 4 Oktober 2015
Pemesanan tanggal 16-20 September 2015, dikirim 5 Oktober 2015
Semakin lambat ordernya, semakin lambat pula dikirimnya, kami prioritaskan yang order diawal

~ Apa ada Bonus nya bagi yang ikut PO ?

Tentu Ada, makanya segera Hubungi :

SMS/WA : 0877 3739 6776

PIN BB : 266F25E4

Belum temenan sama penulisnya? Nih tersangkanya –> Andika Putra Primakusumah. Follow ya!

NB:

–Rekomendasi dari Dewa Selling

–Penulis adalah Praktisi yang sudah mempraktikkan sendiri

– Semua materi dalam buku ini sudah dipraktekkan dan terbukti berhasil. Lihat dan Buktikkan sendiri!

– Lihat Testimoni’nya dan Miliki segera Buku’nya sebelum pesaing Anda mengetahui’nya

Buku Buku Dewa Eka Prayoga

Dewa Eka Prayoga


copywriting-dewa-eka-prayoga_profil-Dewa-eka-prayoga

@DewaEkaPrayoga

Dewa Eka Prayoga adalah seorang Business Coach dan Penulis Buku Best Seller “7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula” dan “Tembus Omset 100 Juta Modal Blackberry”, yang telah membantu banyak pengusaha untuk meningkatkan omset dan profit bisnisnya hingga berkali-kali lipat.

Ia merupakan Founder dan CEO dari Billionaire Coach, sebuah perusahaan konsultan bisnis yang banyak membantu pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya. Tak hanya itu, Ia pun merupakan Owner Delta Saputra (perusahaan penerbitan) dan Maxima Advertising (jasa periklanan). Pahit dan manis bisnis sudah pernah Ia lalui, mulai dari omset milyaran sampai rugi milyaran. Tapi dengan kerja keras dan perjuangan yang luar biasa, Ia mampu bangkit untuk kembali berbisnis dan menginspirasi para pengusaha di Indonesia.

Untuk meningkatkan kemampuan public speaking dan komunikasi, Ia telah tersertifikasi Hypnotis dari Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH), Hypnotherapyst dari Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH), dan Certified Trainer Boot Camp and Contest dari I2Move. Ia telah memberikan training dan seminar pada lebih dari 10.000 orang dari Sabang sampai Merauke tentang motivasi, inspirasi, dan bisnis. Beliau juga termasuk Top 100 Best Coach di dunia menurut E-Business Coach.

Beberapa perusahaan dan lembaga yang telah menggunakan jasa beliau diantaranya PT. Almahaz Internasional, PT. Gema Mitra Bersama, Monex Investindo Futures, CV. Cosh Indonesia, CV. Almausul Embroidery, Keke Collection, Arafah Collection, Trijayatrans, Tewink Salon Muslimah, Klinik Herbal Uswah, Butik Kebaya Laksmi, Mie Akhirat, Spikus Surabaya, Frozzie Brownies, Syirkah Aqiqah, Papa Pia, HIPMI, Komunitas TDA, GIMB Entrepreneur School, Universitas Pasundan, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendididkan Indonesia, Universitas Telkom, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Indonesia, dan masih banyak lagi.

Tertarik untuk belajar dari beliau, miliki segera Buku Best Seller Panduan Bisnis Praktis, karya pakar Selling Dewa Eka Prayoga, kunjungi webstore : www.bukudewa.biz

BANGKRUT DALAM BISNIS ? AYO BACA INI BAIK-BAIK!

Buku Dewa Eka Prayoga bangkrutJika Anda termasuk orang yang pernah bangkrut dalam bisnis, maka Anda pasti pernah mengalami perasaan seperti ini:

– Stress
– Pusing
– Bingung
– Gelisah
– Sedih
– Malas
– Pengecut
– Nggak Bisa Tidur
– Sensi
– dan lain-lain

Iya, kan?

Ya. Karena memang begitulah kenyataannya. Hal itu pula yang digambarkan oleh Rasul ketika melihat salah seorang sahabatnya bernama Abu Umamah yang sedang terjerat hutang. Maka ketika itu Rasul mengajarkannya untuk berdoa kepada Allah di setiap pagi dan sore.

Berikut adalah doa yang Rasul ajarkan…

“Allahuma inni a’udzubika minal hammi wal hazani wa a’udzubika minal ajzi wal kasali wa a’udzubika minal jubni wal bukhli wa a’udzubika min ghalabatid dayni wa qahrir rijaali”

Artinya…

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan sifat pengecut. Dan aku berlindung kepada-Mu dari terjerat hutang dan ketertindasan.”

So, pointnya, ketika kita dihadapkan dengan kenyataan bahwa bisnis kita Bangkrut, bedoalah seperti yang Rasulullah ajarkan di atas.

“Wah, kang… Kalau Saya sih Alhamdulillah nggak pernah Bangkrut….”

Oh gitu? Kalau gitu, tunggu saja. Nanti juga bangkrut, kok..

“Lho, maksudnya apa kang? Ini nyumpahin?”

Hehe… Nggak. Nggak nyumpahin. Cuma ngingetin.

Ingat…

“Bangkrut dalam bisnis nggak masalah. Itulah cara terbaik Allah untuk mendewasakan kita dan mengingatkan kita kembali kepada-Nya”

Terkadang kita sombong dan lupa sama nikmat yang sudah Allah kasih. Kalau pas sukses, lupa. Pas bangkrut, ingat. Mungkin Allah ingin mendengar doa khusuk kita di malam hari. Mungkin Allah ingin melihat kita terbangun untuk gelar seajdah dan bersujud kepada-Nya di malam ini. Mungkin Allah ingin kita lebih baik lagi kedepannya. Wallahu’alam…. Allah pasti punya skenario terbaik.

Apapun itu, cobalah tetap dan terus positive thinking di setiap keadaan. Apapun yang terjadi dengan kita, termasuk kebangkrutan, terimalah dengan lapang dada. Awalnya berat memang, wajar, tapi cobalah biasakan. Itu akan membentuk mental positif kita.

– Sumber : @DewaEkaprayoga

Jangan Baca Artikel Ini

Dewa Eka Prayoga

Jujur, sampai sekarang Saya masih penasaran, apakah perintah negatif yang diawali dengan kata “Jangan” dan “Tidak” benar-benar tidak akan diterima pikiran sadar manusia.

Bahkan, saking penasarannya Saya, Saya pun menggunakan kata “JANGAN” dalam membuat artikel ini. Anehnya, saat Saya menggunakan kata tersebut, sampai sekarang Anda justru malah terus membacanya. Aneh, bukan?

Sekarang Saya ingin mengatakan satu hal penting lagi kepada Anda. Boleh?

Tapi Anda “TIDAK BOLEH MEMBACA ARTIKEL SAYA INI BERIKUTNYA”. Karena satu rahasia penting yang (mungkin) belum Anda ketahui sebelum Anda membaca artikel Saya ini.

Tuh, kan… Ketika Saya “melarang” Anda untuk membaca artikel ini berikutnya, Anda justru melakukannya. Sungguh, aneh, bukan? ^_^

Huufh…. Ada teori yang salah, nih…

Setiap kali Saya meminta Anda untuk TIDAK MEMBAYANGKAN SEEKOR GAJAH BERWARNA “PINK”, Anda justru membayangkannya….

Setiap kali Saya melarang Anda untuk TIDAK MEMBACA ARTIKEL INI, Anda justru melakukannya…

Dimana letak kesalahannya?

Saya bukanlah Pakar NLP. Bukan pula Pakar Komunikasi. Saya tidak tahu persis Bagaimana Cara Kerja Otak dalam Merespon kata Negatif seperti kata “JANGAN” dan “TIDAK”.

So, JANGAN tanya Saya bagaimana seharusnya kata tersebut bekerja.

Tapi setahu Saya, kata “JANGAN” dan “TIDAK” akan membuat orang semakin mudah mengingat sesuatu. Dan 2 kata ini akan sangat efektif jika digunakan untuk mempersuasi orang agar mau memikirkan sesuatu. Nggak percaya?

Begini.. Jika Saya berkata, “Jangan memikirkan Wajah Raisa Andriana yang Cantik”, maka Anda pasti tidak dapat mengelakkan pikirkan penyanyi muda tersebut. Betul? Kecuali Anda belum mengenalnya sama sekali, sehingga Anda tidak dapat membayangkan wajahnya seperti apa. Tapi JANGAN KHAWATIR, Anda yang belum mengenalnya pun tentu setelah membaca artikel ini Anda akan segera membuka Google dan Searching, “Foto Raisa Andriana” ^_^

Jadi, apa intinya?

Ya. Gunakan kata “JANGAN” dan “TIDAK” untuk membuat orang BERPIKIR akan sesuatu.

Jika Saya berkata, “Jangan beli buku-buku Saya”, maka Anda tidak akan lantas untuk membelinya. Karena Anda bukanlah robot yang bisa semena-mena diperintah.

Tapi jika Saya berkata kepada Anda, “Jangan berpikir untuk beli buku-buku Saya”, Anda justru akan berpikir untuk membelinya, setidaknya untuk beberapa detik saja. Apalagi kalau di gambar Saya lampirkan testimoni-testimoni dari pembaca buku Saya. Saya tidak yakin Anda mampu untuk tidak memikirkannya ^_^

Jangan dulu percaya Saya, sebelum Anda melihatnya sendiri disini —> www.BukuDewa.biz

So, apa pelajarannya?

Perhatikan kalimat terakhir Saya sebelum ini (yang ada link websitenya)… Lihat bagaimana Saya membuat kata “JANGAN” dalam kalimat tersebut.

Jika Saya menggunakan kalimat, “Jangan membeli buku Saya sekarang”, Anda mungkin tidak akan membelinya.

Tapi jika Saya mengatakan, “Jangan dulu percaya Saya, sebelum Anda melihatnya sendiri disini”, atau…. “Jangan dulu membeli buku Saya sebelum melihat testimoninya disini”, Anda mungkin justru berpikir sebaliknya.

Maksudnya?

Yes. Secara tidak langsung, Saya sedang bicara kepada Anda, “Setelah Anda melihat sendiri testimoni-testimoni positif buku Saya, Anda akan membeli buku tersebut”.

Paham, kan?

^_^

NB:

Saya tahu Anda cukup berpikir keras dalam memahami artikel Saya ini. Karenanya, Saya tidak akan meminta Anda untuk MEMBACANYA LAGI DARI AWAL SAMPAI AKHIR. Jangan. Jangan dilakukan. Sekali lagi: JANGAN! Hehe… Jangan dulu percaya Saya, sebelum Anda melihatnya sendiri disini —> www.BukuDewa.biz

Sumber :

http://www.dewaekaprayoga com/jangan-baca-artikel-ini/

 

Ini Saran Dokter Kandungan Soal Cara Aman Pakai Pembalut dan Pantyliner

Jakarta, Temuan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tentang pembalut dan berklorin mengejutkan banyak perempuan usia subur. Dokter kandungan punya tips soal penggunaan pembalut secara aman dan sehat.

“Sebenarnya pembalut itu nggak perlu ada antibakteri atau pewangi, saya kira berlebihan, karena nggak ngefek juga. Yang penting kan mudah menyerap atau tidak saja,” kata dr Ifzal Asril, SpOG dari RSIA Hermina Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Baca juga: Daftar Pembalut dan Pantyliner Mengandung Zat Berbahaya Temuan YLKI

Selain itu, dr Ifzal juga menyarankan sering-seringlah mengganti pembalut pada saat datang bulan. “Kalau darah haidnya banyak, kan pasti lembab tuh, ya ganti saja. Ini personal,” sarannya.

Menurutnya, rata-rata wanita bisa mengganti pembalut hingga 2-3 kali dalam sehari. Namun hal itu dikembalikan lagi kepada preferensi dan kenyamanan si pengguna. Yang jelas, pemakaian pembalut dan pantyliner di Indonesia terbilang sangat tinggi.

“Tiap bulan ada 1,4 miliar pembalut yang digunakan di seluruh Indonesia,” kata Tulus Abadi, Ketua Harian YLKI.

Pembalut Natesh

 

sumber : http://health.detik.com/read/2015/07/07/163326/2962759/763/ini-saran-dokter-kandungan-soal-cara-aman-pakai-pembalut-dan-pantyliner?l991101755

Waspada, YLKI Temukan Kandungan Klorin di Pembalut Wanita

TEMPO.CO, Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mengungkapkan hasil investigasinya mengenai produk pembalut dan pantyliner yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Menurut YLKI, perempuan Indonesia terancam mengidap keputihan, kanker, dan infertilitas akibat penggunaan pembalut dan pantyliner tersebut.

Penelitian terbaru dari YLKI menunjukkan bahwa sebagian besar pembalut yang terdaftar di Kementerian Kesehatan dan beredar di pasaran ternyata mengandung klorin dengan kadar yang beragam.

Pengujian kadar klorin dilakukan pada Januari-Maret 2015 di laboraturium independen yang terakreditasi dengan mengambil sampel sembilan merek pembalut dan tujuh merek pantyliner yang dijual di retail moderen (supermarket). Hasil pengujian lab menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung klorin dengan rentang 5 sampai dengan 55 ppm.

Padahal, Food and Drug Administration (FDA) atau lembaga pengawasan obat dan makanan di Amerika Serikat menetapkan bahwa seluruh produk yang digunakan untuk menstruasi, baik pembalut atau tampon, harus bebas klorin karena klorin membahayakan kesehatan. Klorin merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih.

Anggota Pengurus Harian YLKI Ilyani Sudrajat mengatakan selama ini cukup banyak keluhan dari perempuan yang mengatakan pembalut yang mereka gunakan menyebabkan iritasi. “Kami sendiri orang-orang YLKI juga merasakan dampak buruk pembalut yang merugikan kesehatan,” kata Ilyani dalam konferensi pers di kantornya, Selasa, 7 Juli 2015.

Sementara di Indonesia sendiri, Standar Nasional Indonesia (SNI) pembalut dan pantyliner belum mencantumkan kadar klorin di dalamnya.

Ilyani menyatakan konsumen harus berhati-hati memilih produk pembalut karena menyangkut ancaman bahaya yang cukup serius.

“Ini menyangkut reproduksi perempuan, sehingga harus diperhatikan dengan baik. Sayangnya pemerintah kita belum membuat regulasi tentang hal ini,” kata Ilyani.

Pembalut Natesh

 

 

sumber : http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/07/07/090681812/waspada-ylki-temukan-kandungan-klorin-di-pembalut-wanita

Daftar Pembalut dan Pantyliner Mengandung Zat Berbahaya Temuan YLKI

Jakarta, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menemukan kandungan klorin pada 9 merek pembalut dan 7 merek pantyliner yang dijual di Indonesia. Bahan tersebut bisa memicu iritasi dan bahkan kanker.”Dari 9 merek pembalut dan 7 merek pantyliner, semua mengandung klorin dengan rentang 5-55 ppm (part per million),” kata Ilyani S Adang, Anggota Pengurus Harian YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), ditemui di kantornya, di Duren Tiga Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2015).Pada kategori pembalut, kandungan klorin terbanyak ditemukan pada merek CHARM buatan PT Uni-Charm Indonesia dengan kadar 54,73 ppm. Sedangkan pada kategori pantyliner, kadar tertinggi ditemukan pada merek V Class buatan PT Softex Indonesia yakni 14,68 ppm.Pada penelitian tersebut, pengambilan sampel dilakukan di sejumlah toko retail dan minimarket. Periode pengambilan sampel adalah Desember 2014 hingga Januari 2015, sedangkan pengujian dilakukan di laboratorium independen yang terakreditasi.

YLKI mengklaim telah mengirimkan temuan ini ke para produsen. Dari surat tanggapan yang masuk, beberapa produsen mengaku tidak tahu karena bahan yang digunakan merupakan bahan impor. Sementara PT Softex Indonesia melakukan uji ulang pada produk Softex Deluxe Maxi Wing dan Softex Ultra Maxi Wing, keduanya memberikan hasil negatif. Sedangkan PT KAO Indonesia yang dihubungi detikHealth belum memberikan tanggapan ketika ditanya tentang temuan YLKI ini.

Tulus Abadi, Ketua Harian YLKI menyebut SNI (Standar Nasional Indonesia) memang tidak mengatur bahwa produk-produk tersebut harus bebas klorin. Oleh karenanya, YLKI mendorong SNI agar segera mengaturnya karena klorin punya dampak negatif bagi kesehatan organ reproduksi perempuan.

Selengkapnya, berikut ini temuan YLKI pada 9 merek pembalut dan 7 merek pantyliner yang dijual di Indonesia.

Pembalut:

1. CHARM, PT Uni Charm Indonesia, klorin 54,73 ppm
2. Nina Anion, PT Panca Talentamas, klorin 39,2 ppm
3. My Lady, PT Sehat Anugerah Perhasa, klorin 24,44 ppm
4. VClass Ultra, PT Softex Indonesia, klorin 17,74 ppm
5. Kotex, PT Kimberly Clark Indonesia, klorin 8,23 ppm
6. Hers Protex, PT Multi Duta Utari, klorin 7,93 ppm
7. LAURIER, PT KAO Indonesia, klorin 7,77 ppm
8. Softex, PT Softex Indonesia, klorin 7,3 ppm
9. Sotness Standard Jumbo Pack, klorin 6,05 ppm

Pantyliner:

1. V Class, PT Softex Indonesia, klorin 14,68 ppm
2. Pure Style, PT Uni Charm Indonesia, klorin 10,22 ppm
3. My Lady, PT Sehat Anugerah Perkasa, klorin 9,76 ppm
4. KOTEX Fresh Liners, PT Kimberly Clark Indonesia, klorin 9,66 ppm
5. Softness Panty Shields, PT Softness Indonesia Indah, klorin 9,00 ppm
6. CareFree superdry, Johnson & Johnson Indonesia, klorin 7,58 ppm
7. LAURIER Active Fit, PT KAO Indonesia, klorin 5,87 ppm(up/vit)

Produsen dari merek tersebut tidak mencantumkan kandungan klorin pada komposisi. Namun hasil pengujian YLKI menunjukkan pembalut dan pantyliner itu mengandung klorin yang biasa digunakan sebagai pemutih.


Pembalut Natesh
sumber : http://health.detik.com/read/2015/07/07/131046/2962446/763/daftar-pembalut-dan-pantyliner-mengandung-zat-berbahaya-temuan-ylki?l992205755

http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/07/07/090681867/daftar-merek-pembalut-berklorin-temuan-ylki