Testimoni Pengguna Natesh

1.

Christel ( 21 tahun ) – Jakarta

Sebagai mahasiswi saya memiliki tingkat kesibukan yang cukup tinggi. Pada saat pertama kali datang bulan, banyak sekali gejala-gejala yang mengganggu seperti rasa sakit di pinggang yang terasa hampir sepanjang hari dan baru besok pagi, rasa nyeri tersebut hilang, sulit tidur, pada daerah kewanitaan sering lembab dan timbul bau yang tidak mengenakkan. Kemudian saya mencoba Natesh sanitary pads yang Night. Setelah saya pakai, dalam waktu kurang dari setengah jam rasa nyeri di pinggang saya langsung mereda, setelah pemakaian yang rutin kurang lebih selama tiga siklus, saya sudah tidak merasakan nyeri di pinggang lagi, dan bau tidak enak di daerah kewanitaan sudah tidak ada lagi. Selain rasa nyeri di pinggang, saya juga mengalami keputihan. Dalam masa dimana kondisi cairan sedang banyak-banyak nya saya menggunakan Natesh pantyliner. Setelah pemakaian kurang lebih dua bulan, gejala keputihan saya pun sudah jauh berkurang.

2.

Laurent Fidora ( 21 tahun ) – Surabaya

Saya seorang mahasiswi yang memiliki banyak kesibukan sehingga mudah lelah. Karena aktivitas saya yang tinggi, terkadang cairan kewanitaan menjadi agak banyak, sehingga saya sering menggunakan pantyliner. Tapi pada saat saya menggunakan pantyliner malah timbul rasa lembab, muncul iritasi pada kulit saya yang malah makin parah. Untung ada Natesh pantyliner, awalnya sempat tidak nyaman selama 3-4 hari pertama, keputihan menjadi sedikit lebih banyak, tetapi setelah mendapatkan penjelasan, dalam 1 minggu pemakaian rutin, keputihan yang saya alami sudah tidak ada lagi dan tidak terasa lembab lagi.

3. Mike Susanti ( 25 tahun ) – Tembilahan Riau

Saya seorang ibu rumah tangga yang memiliki tiga orang putri. Setelah melahirkan putri ketiga pada bulan februari 2009, saya menggunakan kontrasepsi suntik. Dari awal saya memakai kontrasepsi suntik sampai maret 2010, saya tidak pernah mendapatkan mens lagi, pinggang pun terasa sakit, jadi gampang capek, lesu, mual dan juga sering merasa nyeri di perut. Saya mencoba menggunakan Natesh sanitary pads, pada awal pemakaian timbul flek, hal ini mungkin disebabkan karena sudah lama tidak mendapat mens, setelah kurang lebih 1 minggu, mens jadi terasa nyaman dan siklus menstruasi berikutnya hingga sekarang menjadi lancar dan teratur.

4. Debby Adlina ( 37 tahun ) – Medan Sumatera Utara

Sudah menjadi rutinitas, ketika datang bulan disertai dengan nyeri di perut yang hebat / senggugut, cairan yang keluar lebih kental dan terasa lebih panas. Sudah dua bulan / 2 kali siklus menstruasi saya menggunakan Natesh sanitary pads, diluar dugaan ternyata rasa sakitnya sudah tidak ada lagi, tidak ada lagi rasa panas dan darah kotor yang keluar lebih lancar dan terasa lebih bersih. Natesh juga lebih nyaman digunakan karena lebih tipis dibandingkan pembalut lain.

5. Dorothea Dona ( 55 tahun ) – Tanggerang

Saya sudah memasuki masa menopouse sehingga sudah tidak mendapat menstruasi lagi, tapi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim, saya rutin menggunakan pantyliner yang selama ini ada di pasaran. Tetapi selama menggunakan pantyliner saya malah merasa tidak nyaman karena timbul iritasi, gatal-gatal, lembab serta sering bergeser jika duduk terlalu lama atau berjalan. Teman saya menyarankan untuk menggunakan pantyliner Natesh. Kesan pertama saya saat menggunakan nya adalah pantyliner ini sangat tipis serta tidak menyebabkan iritasi dan gatal seperti yang dulu. Pada pemakaiaan yang rutin saya merasa sangat nyaman karena meskipun duduk terlalu lama tetap terasa kering dan tidak lembab lagi, juga tidak bergeser lagi karena Natesh pantyliner memiliki perekat yang benar-benar melekat erat pada pakaian dalam.

6. Nancy Ramadhani ( 49 tahun ) – Jakarta

Sebelumnya saya menggunakan pembalut yang ada di pasaran, tetapi saya sering merasakan gatal dan iritasi di bagian belakang. Beberapa tahun belakangan ini saya sering mengganti pembalut dalam satu hari bahkan sampai menggunakan 2 pembalut sekaligus karena haid yang sangat banyak, bahkan sampai tembus ke jok mobil, hal ini sangat tidak nyaman karena saya sering traveling. Teman saya menganjurkan untuk menggunakan pembalut Natesh yang tipis dan mengandung herbal. Awalnya saya tidak percaya, tetapi setelah saya gunakan terbukti pembalut natesh sangat tipis tetapi memiliki kemampuan daya serap yang tinggi dan juga harum. Dulunya disaat haid sedang banyak saya ganti pembalut sehari bisa sampai 7x, tetapi setelah menggunakan pembalut Natesh saya cukup mengganti 3x sehari saja. Iritasi dan gatal-gatal pun sudah hilang

7. Yulianti ( 50 tahun ) – Sungai Pinyuh ( Kal-Bar )

Saya sudah mulai mendekati masa menopouse sehingga pada saat menstruasi hanya keluar flek-flek saja. Teman saya menganjurkan untuk memakai pembalut Natesh yang mengandung herbal-herbal yang dapat membantu keseimbangan hormon. Pada awal pemakaian pembalut natesh terasa dingin, nyaman dan jika melakukan perjalanan jauh tetap kering. Setelah pemakaian rutin kurang lebih satu bulan, menstruasi saya menjadi lancar kembali seperti sebelumnya.

8. Diah Rostiana ( 42 tahun ) – Cirebon

1,5 tahun yang lalu saya mengalami menstruasi yang tidak lancar dan juga membuat kepala saya menjadi pusing, hal ini sangat menyiksa saya. Saya mendapat info kalo akan ada seminar tentang bahaya kanker serviks pada bulan Februari 2010, saya langsung saja ikut seminar tersebut. Di seminar tersebut KK Indonesia meluncurkan produk Natesh yang mengandung Far Infra Red saya langsung membeli dan mencobanya. Pada awal pemakaian terasa dingin dan sangat nyaman. Setelah pemakaian rutin, pada bulan Februari itu juga, saya sangat kaget karena menstruasi saya menjadi banyak dan lancar. Sampai sekarang saya masih menggunakan pembalut natesh, menstruasi saya jadi lancar dan terasa sangat nyaman dalam pemakaian sehari-hari.

9. Desi Maria, S.Pd ( 28 tahun ) – Koto Tangah ( Padang )

Saya seorang guru dan juga seorang ibu. Sejak remaja ( awal mendapat mens ) jadwal haid saya tidak tetap, hal ini berlanjut terus sampai saya menikah. Setelah menikah saya juga terkena infeksi virus toxo yang menyerang rahim saya. Saya hamil dan gejala – gejala itu mulai berkurang, tetapi 1 bulan setelah melahirkan saya mendapat mens yang selalu lebih dari 1 minggu, dan ketika haid terasa sakit sekali, terutama kalau saya kecapean. Saya juga mengalami keputihan yang terjadi sampai 1 minggu setelah haid. Saya coba menggunakan produk Natesh. Hari pertama dan ke-2 tidak terasa apa-apa, hari ke-3 baru mulai keluar gumpalan-gumpalan darah yang mengagetkan saya, tetapi saya tetap teruskan. Luar biasanya haid saya hanya berlangsung selama 5 hari saja yang sebelumnya lebih dari 1 minggu. Pada saat tidak mens saya juga menggunakan pantyliner, pada hari ke-2 pemakaian keluar gumpalan putih seperti tepung dan gatal yang luar biasa. Hal ini berlangsung hampir 1 minggu, tetapi tetap saya pakai 3x sehari. Setelah 1 minggu sedikit demi sedikit keputihan menjadi berkurang, dan mens saya pun menjadi hanya 5-6 hari saja.

10. Yenti Seswita ( 39 tahun ) – Padang

Saya seorang guru dan ibu dari seorang putri. Semenjak saya masih kuliah, menstruasi saya tidak teratur, kadang 2x sebulan kadang 1x sebulan. Pada tahun 2003 saya menikah, saya masih merasakan haid yang banyak dan juga timbul keputihan. Saya sudah menjalani pengobatan dengan obat, memang keputihan saya jadi sembuh, tetapi siklus menstruasi saya masih tetap 15 hari. Ada teman yang mengenalkan saya dengan produk pembalut Natesh ini. Bulan pertama pemakaian, masih belum ada perubahan yang terjadi, bulan kedua, mens sudah tidak terlalu banyak lagi, menstruasi jadi hanya berlangsung selama 5 hari. Saya lanjutkan pemakaian sampai sekarang, kini menstruasi saya menjadi teratur 1x sebulan dan hanya berlangsung selama 5 atau 6 hari dan sudah tidak ada keputihan lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s