Zencafe 1.0

setelah menggunakan Zencafe beberapa hari ini, akhirnya saya pengen menulis pengalaman ini di blog,itung2 belajar nulis juga. :d

seminggu yang lalu saya dapat .iso Zencafe ini dari Pak Fran akhirnya saya coba install di pc celeron, di tahap install ini sempet sampai 5 kali gagal,pertama kali nginstall saya akhirnya harus merelakan VectorLinux yg sebelumnya terinstall di hd saya harus di format, hikz.kenapa demikian? karena space hd saya kecil dan itupun sudah terpartisi sebelumnya dengan OS Windows😦,critanya saya menduakan Linux :(( padahal sebenarnya dalam hati pengen setia ke Linux, tp mungkin karena kebutuhan dan saya belum siap setia ke Linux, sehingga harus menyelingkuhinya :(( maklum newbie.

singkatnya saya install dengan pastisi /boot = 2Gb & Swap = 1Gb,,setelah sett2 yg lain, di saat loading slalu gagal, duh ntah napa, tpai katanya ada warning bahwa partisi penuh?waduh aneh padahal sebelumna install Vector tidak masalah,tapi tanpa menyerah begitu sajah,kahirnya di coba lagi , lagi dan lagi dengan akhirnya saya sett partisi seperti di bawah ini :

Disk Drive: /dev/sda
Size: 20847697920 bytes, 20.8 GB
Heads: 255 Sectors per Track: 63 Cylinders: 2534

Name Flags Part Type FS Type [Label] Size (MB)
————————————————————————————————————————————————
sda1 Boot Primary W95 FAT32 6292.34
sda5 Logical W95 FAT32 5247.73
sda6 Boot Logical Linux ReiserFS 3997.49
sda7 Logical Linux 1998.75
sda8 Logical Linux swap 1003.49
Logical Free Space 2303.08

setelah di tunggu proses kitar 20 menitan kurang lebih lah,, akhirnya alhamdulillah Zencafe berhasil di Install di pc saya horeeee..\:D/ senengnya saat itu.

  • Pertama kali booting wahhh muantaf deh kencengnya
  • Tampilan desktop dan icon file2nya enak dipandang mata
  • Usb autoditect
  • Komputer di jaringan windows gampang terbaca
  • Share File dan Folder yang mudah di setting [ cocok untuk warnet]
  • dan kayaknya masih banyak lagi fitur2 yang bagus dari distro ini

bahkan saat itu ada temen saya yang emang bener2 baru nyoba Linux, dan tak di sangkanya mereka bilang ” a ghian , ieu teh linux anu ceuk batur hese tea? geuning enakeun kieu,gampang deui” duh bahasa aslina urang bandung heuheue translate ya ” mas ghian, ini linux yang kata orang susah ya? ternyata enak, dan gampang”

wahhh senengnya ada temen yg mulai mau nyoba linux juga🙂, terima kasih banyak buat A Anjar yang telah membangun distro ini, semoga kebaikanya di balas dengan pahala yg berlipat,amin.

oh iya setelah itu saya coba online juga ke channel #awali, dan bertanya langsung kepada A Anjar, ada sedikit tips neh buat pengguna Zencafe, biar pertama di nyalain langsung masuk ke desktop tanpa meminta login dulu, yaitu settinganya ada di :
.menu -> system -> login screensetup
lalu pilih tab security -> beri tanda centang pada Enable Automatic Login

ok deh mungkin segitu dulu sharing pengalaman dengan zencafenya..
nanti klu ada yg kesempatan lagi insya Allah saya publis lagi.

Source : http://ahardiena.uni.cc/
http://linux.blogs.ie/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s